Pakan Nogososro Sabuk Inten dan Cara Aplikasinya

by Share Tweet

Apa itu SPB Nogososro dan Serbuk Sabuk Inten?

Nogososro adalah Cairan sarat nutrisi yang sangat diperlukan untuk ternak. Dalam aplikasinya untuk ternak, SPB Nogo Sosro selalu dipasangkan dengan serbuk sabuk Inten.

Serbuk Sabuk Inten adalah bahan pokok aditif yang harus ada di setiap pakan ternak sebagai pelengkap baik unggas pedaging maupun petelur, bisa juga untuk rumenansia sapi, kambing, kerbau, kelinci, bahkan bisa juga untuk babi.

Kedua produk ini diproduksi oleh Bapak Kabul Indarto dari CV Agro Sejahtera.

pakan serbuk sabuk inten nogososro

KHUSUS untuk AYAM/ITIK/PUYUH PETELUR…..

  1. Untuk pengguna yang baru pertama kali menggunakan produk ini, harap uji coba dulu pada sekitar 50 atau 100 ekor dalam waktu 1-2 bulan.
  2. Jika hasilnya bagus silakan lanjutkan. Jika tidak ada perubahan hasil atau bahkan produksi telur menurun harus segera ubah komposisi pakan.
  3. Biasanya pada bulan pertama sering terjadi penurunan produksi telur. Hal ini disebabkan oleh karena ternak perlu adaptasi dengan model pakan baru.

PETUNJUK PEMAKAIAN PUSAKA NOGOSOSRO SABUK INTEN UNTUK AYAM / BEBEK / PUYUH PETELUR

  • Nogososro nutrisi cair harus diperbanyak dulu atau di kultur rekomendasi kami pola pakan kering minumnya setiap pagi / sore saja diberi nogososro kultur
  • Lebih bagus konsentrat unggas ayam atau bebek untuk dibuat pakan jadi baik pedaging maupun petelur membuat sendiri jika ada bahan-bahan seperti bkk, mbm, cgm, grid, jagung, katui, cpo, dan diberi pelengkap serbuk sabuk inten.
  • Minum air selalu diberi jamu nogososro kultur setiap 10 liter air beri 1 gelas jamu kultur tunggu 1 bulan jika peningkatan telurnya sudah mencapai 95 – 97% silahkan terus berikan setiap harinya akan stabil lama, jika dalam jumlah besar silahkan di sesuaikan.

Bagaimana Aplikasi Pakan Pola Nogosososro Sabuk Inten Agar Hemat Biaya?

Salahsatu Cara Penggunaan Nogososro Sabuk Inten

Untuk Bebek Petelur

Sebelumnya, SBP Nogososro yang masih asli harus dikembangkan dengan cara kultur. Caranya:

  1. Siapkan 3 liter air bersih
  2. Siapkan 2 gelas tetes tebu (molase). Jika tidak ada tetes tebu bisa diganti dengan gula merah (setengah kg) yang dicampur dengan air panas 2 gelas aduk sampe larut biarkan dingin dulu.
  3. Siapkan 2 tutup SBP Nogososro murni
  4. Siapkan 2 sendok jamu
  5. Keempat bahan di atas campur jadi satu dan masukkan dalam jerigen dan tutup rapat minimal 4 jam.
  6. Setelah 4 jam jadilah Nogososro kultur dan siap digunakan

Cara penggunaan Sabukinten dan Nogososro kultur untuk pakan bebek petelur basah:

  1. Ambil 1 gelas dari jerigen dan campur dengan 3 liter air dalam ember
  2. Siapkan 8 kg pakan bebek petelur dalam wadah atau ember
  3. Tambahkan 4 sendok serbuk Sabuk inten label biru ke pakan tersebut di nomer 2. Aduk hingga betul-betul merata. Setelah itu tuangkan campuran tersebut di nomer 1 ke dalamnya dan aduk lagi hingga rata.
  4. Jangan lupa sbp nogososro kultur yang di jerigen tadi ditutup rapat kembali.
  5. Ransum pakan ini siap diberikan ke bebek bayah umur 22 minggu ke atas. Jika tidak habis dan masih ada sisa, pakan dalam ember harus di tutup rapat dengan plastik. Sebab, jika dibiarkan terbuka bisa basi.
  6. Untuk minumnya cukup air biasa.

Cara penggunaan Sabukinten dan Nogososro kultur untuk pakan bebek petelur kering:

  1. Campurkan 4 sendok serbuk sabuk inten ke dalam 8 kg pakan yang sudah ada dan biasa diberikan. Aduk hingga merata dalam keadaan kering (tanpa campuran Nogososro kultur).
  2. Adapun Nogososro kultur dicampurkan di minumnya. Dosis: Setiap 10 liter air beri 1 gelas jamu kultur tunggu 1 bulan jika peningkatan telurnya sudah mencapai 95 – 97% silahkan terus berikan setiap harinya akan stabil lama, jika dalam jumlah besar silahkan di sesuaikan.

Jika ada, tambahkan sabukinten label kuning (Booster) pada ransum di atas dengan dosis separo Sabukinten label biru.

Jika banyak sisa ikan laut seperti sisa rajungan, sisa kepiting, kepala udang, kepala ikan, dll semua bisa dihaluskan (giling) dan dicampurkan ke pakan bebek untuk menghemat konsentrat.

 

Bagi pemula yang belum pernah bikin ramuan pakan bebek petelur bisa coba komposisi berikut:

  1. 150 kg dedak halus (jangan yang kasar, bisa mengakibatkan kematian)
  2. 150 kg separator atau kebi bisa dicampur dengan nasi aking kering
  3. 100 kg konsentrat itik 144 phokpan (lebih bagus campur dg konsentrat itik petelur merk lain)
  4. 2 kg serbuk sabuk inten + 3 kg feed mineral.

 

Catatan:

Untuk bebek bayah umur 20 minggu diberi pakan stater 511 atau br1 + serbuk sabuk inten label biru 100 gram /10 kg pakan stater pemberian 100/ekor/hari sampai umur 22 – 23 minggu bobot standart bertelur 1,8– 1,7 kg sampai bertelur 30% baru di ganti dengan pakan produksi bisa dengan pakan jadi atau ngoplos sendiri + diberi serbuk sabuk inten 0,8% bisa meningkatkan bobot min 20% sehingga menghemat pakan, cara melihat perkembangan kenaikkan bobotnya 5 hari sekali silahkan ditimbang +pakan dibasahi dengan nogososro kultur + air, pemberian pakan dari awal 130 gram / ekor / hari diberikan 2 atau 3 x sehari, jika musim hujan tambahin porsi pakan 150 – 160 gram /ekor / harinya. ( jika menggunakan pakan jadi bebek petelur pabrikan berbentuk butiran ketika sudah diberi serbuk sabuk inten label biru pemberian ke bebek cukup 100 gram / ekor / harinya )

 

Salahsatu Cara Penggunaan Nogososro Sabuk Inten Untuk Ayam Petelur

Sebelumnya, SBP Nogososro yang masih asli harus dikembangkan dengan cara kultur. Caranya:

  1. Siapkan 3 liter air bersih
  2. Siapkan 2 gelas tetes tebu (molase). Jika tidak ada tetes tebu bisa diganti dengan gula merah (setengah kg) yang dicampur dengan air panas 2 gelas aduk sampe larut biarkan dingin dulu.
  3. Siapkan 2 tutup SBP Nogososro murni
  4. Siapkan 2 sendok jamu
  5. Keempat bahan di atas campur jadi satu dan masukkan dalam jerigen dan tutup rapat minimal 4 jam.
  6. Setelah 4 jam jadilah Nogososro kultur dan siap digunakan

 

Salah Cara penggunaan Sabukinten dan Nogososro kultur untuk pakan ayam petelur:

Seperti dijelaskan di video pak Dowo yakni dengan cara mencampur hingga benar-benar merata bahan-bahan berikut:

  1. 50 kg pakan
  2. Konsentrat 144 sebanyak setengah kg (bisa diganti konsentrat ayam petelur)
  3. Serbuk kuning (booster) 5 sendok
  4. Serbuk biru 10 sendok

Adapun Nogososro kultur dicampurkan di minumnya. Dosis: Setiap 10 liter air beri 1 gelas jamu kultur tunggu 1 bulan jika peningkatan telurnya sudah mencapai 95 – 97% silahkan terus berikan setiap harinya akan stabil lama, jika dalam jumlah besar silahkan di sesuaikan.

 

Cara Pelihara Ayam Petelur Dari Umur 0 – 18 Minggu dengan modal termasuk bibit 2800 / Minggu / Ekornya

  • Doc ayam layer petelur datang. Misal 100 ekor masuk kandang open (dinding kanan kiri harus seng), panjang 2 meter dan lebar 1 meter
  • Beri lampu 25 watt atau penghangat dari gas,
  • siapkan 3 tempat minum awalnya beri air gula selama 2 jam setelah itu air biasa
  • 4 nampan tempat pakan
  • beri pakan br1 atau 511 pakan kering yang diberi serbuk sabuk inten label biru 100 gram /10 kg
  • pakan br1 atau 511 sampai umur 50 hari (jatah pakan 180 kg/ 100 ekor). jadi bobot rata – rata 1 kg bisa menghemat pakan minimal 20% untuk umur 25 hari ke atas
  • minumnya beri nutrisi nogososro kultur 300 mili atau 1 gelas campur ke 10 liter air.
  • Untuk umur 51 – 100 hari beri pakan grower bisa pakan jadi harga 5000/ kg atau tetap pakan stater cari yang lebih murah jatah pakan 55 gram per ekor / harinya sampai umur 100 hari.
  • Umur 51 hari – 100 hari pemberian serbuk sabuk inten label biru 500 gram / 100 kg pakan grower,
  • umur 101 atau 14 minggu bobot 1,3 – 1,4 kg
  • setelah itu kembali beri pakan stater 511 atau br1 + serbuk sabuk inten label biru 100 gram/10 kg
  • pakan stater biar menghemat min 20% diberikan ke ayam 80-90 gram per ekor per harinya.
  • Setiap 5 hari sekali silahkan di timbang (target bobot di umur 125 hari atau 18 minggu min 1,6 – 1,7 kg/ ekornya)
  • pemberian pakan masih menggunakan pakan stater br1 atau 511 sampai bertelur 30% dan bobot rata – rata sudah 1,8 kg
  • Setelah itu ganti dengan pakan produksi: bisa pakan jadi atau ngoplos sendiri dengan komposisi
    – 7 kg jagung giling
    – 5 kg konsentrat
    – 3 kg dedak
    – 150 gram mineral
  • bisa gunakan serbuk sabuk inten stater atau feed mineral + 60 gram serbuk sabuk inten label biru + 20 gram serbuk sabuk inten booster bisa di tambah dengan 1 sendok jamu kunyit (tidak menggunakan jamu juga tidak masalah).
  • ketika dalam masa produksi, minum tetap diberi nutrisi nogososro kultur. Dengan begitu, dengan cara ini uritan calon telur menjadi lebih panjang sehingga setiap hari bisa bertelur tanpa satupun yang absen dan stabil 95% di umur 30 minggu dan menghemat pakan minimal 20% dalam ujicoba menggunaka pola ini yang kami lakukan ke ayam layer 300 ekor sampai sekarang umur 125 minggu masih stabil bertelur 90% .

 

Dosis Sabukinten untuk Sapi:

Dosis sabukinten untuk sapi adalah 2 sendok tiap hari, dicampurkan di komboran. Salah satu caranya misalnya dikombor pake dedak 5 kg + 2 sendok makan.

Dosis Sabukinten untuk Kambing:

Untuk kambing cukup diberikan 1 sendok sabukinten tiap hari.

Adapun Nogososro harus dikultur dulu sebelum dicampurkan di minumnya.

 

Untuk cara mencampur ramuan pakan nogososro sabukinten khususnya ayam petelur bisa tonton video di bagian bawah ini.

NB: Pemberian jamu giling tradisional dlm video tutorial ini sifatnya optional (tidak wajib). Jika ingin order jamu juga  bisa, agar hasil produksi telur maksimal dan ayam tidak mudah terkena penyakit.

 

Biasanya cuaca dingin hujan sangat mempengaruhi produksi telur menurun atau mengecil karena nutrisi sebagian dialirkan untuk menghangatkan suhu badan solusinya ketika musim hujan dingin kandang dihangatkan dan pakan di tarnbah contoh biasanya sehari 10 kg tambahkan jadi 11 kg.

beli serbuk sabuk inten nogososro

Manfaat Penggunaan Pakan Serbuk Sabuk Inten untuk Ayam Layer Petelur :

  • Bisa mempertahankan kekebalan tubuh ayam layer dewasa sehingga masa afkir lebih panjang bisa sampai 30 bulan lebih
  • Jika diberikan ke ayam fase akhir atau hampir di afkir bisa menambah kekebalan tubuh, sehingga memperpanjang produksi telurnyaBisa mempercepat pemulihan ayam layer dewasa yang tadinya mengalami penurunan produksi telur
  • Terbukti dari awal diberi pakan 80 gram/ekor/hari dari umur 18 minggu sampai umur 120 minggu ayam layer masih bertelur normal 90% ( menghemat pakan )
  • Di samping produksi telur bisa meningkat secara signifikan, kualitas telur pun bagus; kuning telurnya berwarna jauh lebih orange dengan kandungan omega 3-nya lebih tinggi, kadar kuning telurnya lebih banyak.